Let’s travel together.

Sejarah Talang Emas Kabah Yang Masyhur Penuh Keberkahan

0 45

Inilah Sejarah Talang Emas Kabah Yang Masyhur

Bagi banyak jamaah umroh atau haji pasti tahu dimana adanya talang emas kabah yang unik dan berada di atas kabah, lalu dimanakah posisi dari talang emas ini? Posisinya ada di area hijir ismail. Para jamaah haji dan umroh akan berusaha untuk dapat melaksanakan sholat sunah di dalam hijir ismail, bagi yang pernah sudah umroh dan haji pasti tahu dimana letak daripada hijir ismail itu. Yaitu sebuah area yang di batasi oleh tembok yang melengkung di sekitar kabah, itu adalah bagian dari Kabah, apabila jamaah umroh yang sedang melakukan thawaf dan masuk ke area hijir ismail ini, maka umrohnya menjadi batal, karena thawaf harus berada di luar hijir ismail.

Sejarah Talang Emas Kabah

Talang emas kabah di namakan mizab itu sendiri pertama kali di bangun oleh kaum quraisy, setelah 35 tahun kelahiran Nabi Muhammad SAW, dan tentunya sebelum Muhammad di angkat menjadi nabi dan Rasul, atau 5 tahun sebelum di angkat menjadi Nabi dan Rasul. Sampai dengan saat ini Talang emas ini sudah mengalami pergantian sebanyak 12 kali sejah pertama kali di pasang.

Fungsi Talang Emas Kabah itu sendiri adalah untuk mengalirkan air hujan atau air yang digunakan untuk membersihkan atap daripada kabah itu sendiri, karena dahulu kala bahwa kabah itu adalah bangunan yang atapnya terbuka tidak memiliki penutup, maka pada jaman itu kaum quraisy sebagai penjaga kabah berinisiatif untuk menutup bangunan kabah tersebut, maka di tutuplah dengan menggunakan marmer putih di atasnya, dan atap dibawahnya di pasang kayu-kayu yang kokoh untuk memasang atau mengikat kain kiswah, kain kiswah adalah kain hitam yang khusus di buat untuk menutup bangunan kabah. Lalu di atasnya di buatkan pintu baja agar orang yang membersihkan atap kabah dapat dengan mudah turun naik untuk membersihkannya.

Mizab Talang Emas Kabah, Pancuran Emas Kabah, Keberkahan Talang Emas Kabah 0821-1177-8165

Pada saat ini talang emas itu sudah 12 kali mengalami pergantian, yang ke 12 ini pertama di buat oleh sultan turki yang bernama Sultan Abdul Majid Khan dan di sempurnakan oleh Raja Fahd bin Abdul Aziz dengan menambahkan paku-paku di atasnya agar kokoh dan tahan lama. Bahan dari talang emas kabah itu sendiri adalah tembaga yang di lapisi dengan emas, makanya di namakan dengan talang emas, ukuran panjangnya 1,96 meter, tinggi 23 cm, dan memiliki lebar 26 cm.

Baca juga : Pengalaman umroh yang pertama

Keistimewaan Talang Emas Kabah

Apa karomah dari talang emas ini? Menurut ulama salaf yaitu ulama yang hidup sebelum tahun 300 hijriyah, atau menurut kitab tuhfatul murid adalah :

Yang dimaksud dengan ulama’ salaf ialah orang-orang yang terdahulu, diantaranya: para nabi, para sahabat dan tabi’in dan tabi’it tabi’in, khususnya imam empat, yang ahli berijtihad, yaitu orang-orang yang membuat kesepakatan larangan untuk keluar dari madzhabnya dalam memberikan fatwa dan hukum. (Tuhfah al-Murid, hal. 125)

Ulama salaf ini mengatakan bahwa apabila berdoa di bawah talang emas kabah maka doanya termasuk doa yang mustajab. Selain berdoa di multazam tentunya. Karena di sekitar masjidil haram ini banyak tempat-tempat yang mustajab untuk berdoa.

Peristiwa Ngalap berkah di bawah talang emas kabah

Dikisahkan oleh syeikh Abdul Fattah Rawwab beliau adalah murid dari Sayyid Alwi Al-Maliki yang menyaksikan langsung dari peristiwa ngalap berkah di bawah talang emas kabah. Pada saa itu banyak kaum muslimin yang melakukan thowaf di sekitar kabah, lalu tiba-tiba turun hujan, hujan yang sangat lebat dan deras ini mengguyur kaum muslimin yang sedang berada di masjidil haram, lalu kaum muslimin melihat air yang mengalir dari talang emas berada di atas kabah, demi melihat itu semua, banyak kaum muslimin yang berebut untuk dapat mengguyur tubuhnya di bawah talang emas yang mengalirkan air dari atas kabah.

Melihat hal tersebut askar-askar yang berjaga di sekitar kabah mengusir mereka dan melarang melakukan hal tersebut, karena di khawatirkan menjadi tidakan musyik. Karena di usir oleh askar maka berhamburanlah kaum muslimin yang sedang menunggu dan bergantian mendapatkan kucuran air dari talang emas tersebut. Lalu mereka mengadukan apa yang dilakukan oleh askar atau polisi yang ada di sekitar kabah itu kepada Sayyid Alwi Al Maliki yang sedang mengajar di sekirar masjidil haram saat itu.

Baca disini : Jadwal Umroh Akbar ESQ Oktober

Sayyid Alwi Al Maliki adalah seorang ulama yang sangat di segani malah memberikan restu kepada kaum muslimin yang mengadu kepadanya dengan menyebutkan dua ayat Al-Quran yang mengatakan bahwa memang benar air hujan yang keluar dari talang emas kabah itu berkah dan penuh keberkahan dengan mengutip ayat Al-Quran surat Qof ayat 9 :

“Dan dari langit kami turunkan air yang memberi berkah lalu kami tumbuhkan dengan (air) itu pepohonan yang rindang dan biji-bijian yang dapat di panen”

Setelah mendengar satu ayat dari Sayyid Alwi Al-Maliki ini legalah kaum muslimin saat itu, namun mereka masih berada disekitar Sayyid Alwi Al-Maliki untuk mendengarkan ayat quran yang keduanya tentang keberkahan air dari talang di atas kabah tersebut, lalu beliau melanjutkan lagi ayat yang keduanya yaitu, surat Al-Imran ayat 96 yang berbunyi :

“Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadah) manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Makkah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia”

Demi mendengar fatwa dari ulama Makkah yang sangat disegani itu, menjadi legalah kaum muslimin saat itu, mereka mengucapkan terima kasih kepada Sayyid Alwi Al-Maliki yang sedang mengajar di Majlisnya saat itu di Masjidil Haram.

Berhamburan kembalilah kaum muslimin menuju talang emas kabah yang masih mengalirkan air hujan untuk mendapatkan keberkahan, karena dua keberkahan yang disampaikan oleh ulama Mekkah itu. Yaitu keberkahan akan air hujan dan juga keberkahan dari kabah itu sendiri.

Baca juga : sosok hantu di sekitar kabah

Dengan demikian sampai saat ini banyak orang yang ingin mengguyur tubuhnya dengan air hujan yang keluar dari talang emas kabah ini untuk mendapatkan keberkahan dan berdoa kepada Allah karena di tempat tersebut termasuk tempat yang mustajab.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.