Let’s travel together.

Ada Sosok Hantu Di Makkah, Jamaah Haji Indonesia Berhati-hati

0

Inilah Cerita tentang sosok hantu di Makkah yang meresahkan

Hantu sebagaimana biasanya dimana-mana tentunya adalah sosok yang menakutkan dan menyeramkan dan suka mengganggu kepada manusia, hantu cenderung berada di tempat yang gelap dan angker, namun bagaimana kalau ceritanya ada penampakan sosok hantu di Makkah, tentu ini akan sangat mengherankan sekali, ada sosok hantu yang berada di tanah suci Makkah, apalagi ternyata hantu ini suka berkeliaran di dalam Masjidil Haram Makkah Al Mukarromah dan juga di Masjid Nabawi Madinah Al Munawaroh.

Ada sebuah kisah yang disampaikan oleh seorang ustadz yang berasal dari Kalimantan timur bernama Ustadz Muflih Safitra, yang sudah lama selalu membawa dan membimbing baik itu jamaah haji maupun umroh, maka tidak mengherankan apabila ustadz ini sangat faham akan kondisi dan situasi kota Makkah dan Madinah. Ustadz ini berpesan kepada setiap jamaah haji dan umroh yang berasal dari Indonesia agar berhati-hati terhadap sosok hantu di Makkah dan Madinah ini, karena sering mendatangi kepada jamah-jamaah umroh dan haji dari Indonesia.

Sosok Hantu di Makkah Masjidil Haram Travel Umroh 0821-1177-8165

Oke, mungkin yang anda bayangkan saat ini adalah sejenis hantu versi indonesia sebangsa, kuntilanak, buto ijo, kalong wewe, pocong, dedemit, atau memedi, namun ternyata itu adalah salah, sosok hantu di Makkah dan Madinah itu adalah bukan sebangsa makhluk halus, namun orang-orang jahat yang suka menipu para jamaah haji dan umroh dengan mereka meminta uang kepada jamaah.

Baca juga : Orang Indonesia jadi imam Masjidil Haram Makkah

Anehnya lagi hantu-hantu ini tahu betul mana uang yang paling tinggi di suatu negara, kalau kebetulan sasaran sosok hantu di Makkah ini adalah jamaah Indonesia, maka mereka akan meminta uang rupiah yang merah artinya yang nominal Rp 100.000, dan bukan satu, mereka akan meminta lagi dan lagi. seolah-olah memeras kita dan mendesak kita untuk terus memberikan uang yang kita minta, malah kalau kita memperlihatkan isi dompet kita saat memberikan uang kepada sosok hantu ini, maka dia akan menunjuk-nunjuk uangnya kita, atau malah akan mengambil sendiri dari dompet kita.

Modus operandi dari sosok hantu di Makkah dan Madinah ini adalah dengan pura-pura membutuhkan dana sosial atau bantuan keuangan dari kita sebagai tamu-tamu Allah, yang tentunya akan dengan senang hati untuk berinfak dan shodaqoh, ada juga yang modusnya adalah terkena suatu musibah selama berada di tanah suci Makkah atau Madinah.

Ini adalah pengalaman dari ustadz Muflih yang di tulis di facebooknya.

Ada seseorang jalan atau duduk dekat Anda sambil mengatakan, (Indonesian? – Apakah kamu orang Indonesia?). (I am Palestinian – Saya orang Palestina).  (I am student and i am poor – Saya mahasiswa di sini dan saya miskin). Itu dilakukan sambil menjulurkan tangannya meminta uang kepada beliau.

Baca disini : Kisah tukang mie ayam naik haji

Ada pula yang mengaku dari Palestina dan dia membutuhkan dana sosial untuk orang-orang di negaranya.

Model lain, orang berwajah India Pakistan, Bangladesh, mendekati Anda sambil mengajak bicara dalam bahasa Inggris, “Hi brother, Indonesian?” (Hai saudaraku, apakah kamu orang Indonesia?). “I am from India” (Saya dari India). “Actually i was coming for umroh and I had lost my bag, my passport and my family. Now i am poor and living in Mecca” (Saya kemari untuk umroh. Saya kehilangan koper, paspor bahkan keluarga saya. Saya miskin dan luntang-lantung di Makkah). Sambil menjulurkan tangannya dia berkata, “Please give me some money” (Tolong berikan aku uang).

apabila anda memberikan uang kepada mereka, anda sudah kena jebakan betmen, karena sesungguhnya anda telah di tipu oleh mereka, dan sosok hantu di Makkah dan Madinah ini tidak sedikit, apabila anda duduk-duduk di pelataran masjid Nabawi atau masjidil haram sambil menatap Kabah dan merenungkan kebesaran Allah, maka apabila ada yang meminta-minta seperti itu, sudah jelas itu adalah penipuan. apalagi ada yang mengaku-ngaku sebagai mahasiswa yang kehabisan uang selama menjalankan proses studi di Makkah atau Madinah.

Semua orang yang pernah kuliah di Arab Saudi tahu, bahwa di Arab Saudi setiap mahasiswa (apalagi yang non Saudi) tidak membayar uang kuliah. Bahkan mereka diberi mukafaah (beasiswa) bulanan 900-3000 Riyal (silakan kalkulasi dengan kurs 3,750). Bagaimana mungkin ada orang mengaku mahasiswa miskin padahal tiap bulannya menerima mukafaah cukup besar? Mahasiswa S1 saja bisa beli gadget macam-macam atau jalan-jalan keliling Saudi bahkan sampai Mesir ketika menerima mukafaah.

Selain itu juga mereka ada yang mengaku-ngaku kehilangan pasport dan dokument penting lainnya saat menjalankan umroh dan haji, mereka akan meminta uang kepada kita untuk dapat kembali ke negaranya, namun perlu kita ketahui bersama, kalau memang mereka benar-benar kehilangan dokument penting lainnya, mereka tinggal datang saja ke keduaan yang ada di Makkah atau Madinah tentunya mereka akan di kembalikan ke negara asalnya masing-masing.

Jadi bagi anda yang akan berangkat melaksanakan Haji tahun ini, atau yang sedang menunggu keberangkatan menuju Saudi, perlulah kitanya berhati-hati terhadap sosok hantu di Makkah dan Madinah ini, namun bukan berarti bahwa anda harus pelit tidak memberikan uang kepada mereka, silahkan kalau mau berinfak dan bersedah di tanah suci Makkah dan Madinah sangatlah bagus, namun apabila anda sudah merasakan bahwa anda di paksa untuk lagi dan lagi memberikan uangnya kepada mereka, anda harus sadar bahwa anda sedang di ganggu oleh sosok hantu di Makkah dan Madinah ini.

Untuk antipasi sosok hantu di Makkah ini, alangkah lebih baiknya anda memisahkan uang untuk berinfak dan bersedekah yang telah anda siapkan sebelumnya agar anda tidak ditipu oleh sosok hantu ini.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.